Langsung ke konten utama

Cantik Sih, Tapi Rela Bagi-Bagi?


Mohon maaf sebelumnya apabila ada yang kurang berkenan dengan tulisan kali ini. Saya hanya beberapa waktu belakangan ini agak takut membuka facebook sebab beberapa saudari kita memajang foto yang close up keterlaluan. Entah karena narsis atau memang hobi saya tak faham. Hanya saja saya agak risih dan tentu banyak lelaki lainnya. Mungkin ada yang menikmati, mereka itulah lelaki-lelaki bermata belang. Dulu hidung, sekarang mata ikut-ikutan. Baik, katakanlah 112 orang nge”like” fotonya. Terus kemudian merasa cantiklah ia bagai Cleopatra. Cantik menurut siapa dulu, kalau menurut lelaki bermata belang mungkin ia. Oleh karena itu mari mendefinisikan kembali cantik itu apa.


Cantik kalau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan suka bersikap menarik perhatian laki-laki; genit; centil. Agak aneh memang. Saya juga bingung dari doktor mana KBBI mengartikan seperti ini. Pantas saja banyak saudari kita yang centil menjurus genit. Mungkin agar dikatakan cantik oleh Kamus. Tentunya kami sangat tidak mengajurkan definisi ini untuk digunakan sehari-hari.

Lalu kalau cantik kata iklan di TV yaitu kulit mulus, putih, ramping, Hidung mancung, Rambut lurus panjang,  tinggi, dan  -maaf-  sexy. Maka berbondong-bondonglah banyak saudari kita yang  terbius iklan sehingga terobsesi dengan kata cantik menurut iklan. Tanpa sadar mereka telah “diguna-guna” iklan. Di”pelet” iklan. Bukan hanya menggunakan kosmetika, tapi juga sampai operasi “kresek” (baca: plastik), suntik silikon, dan  berbagai hal demi tercapainya tujuan cantik menurut iklan. Kasihan. Kalau mereka ditanya tentang siapa yang cantik, mungkin jawabnya tidak jauh-jauh dari model-model Barat atau artis-artis korea yang hobinya bunuh diri. Tentu pula definisi cantik seperti ini tidak layak dipakai.

Jika kemudian timbul pertanyaan, definisi cantik menurut siapa yang mesti dipakai. Jawablah, tentu definisi menurut Yang menciptakan kita dan kata cantik itu sendiri. Carilah definisi itu dalam al Qur’an, sebab ia adalah kata-kata Tuhan. Jika masih belum faham carilah penjelasannya dalam hadist, sebab Rasul kita paling faham tentangnya. 

Tidak banyak kata cantik disebut dalam Al Qur’an, salah satunya disebutkan dalam Surat Ar Rahman ayat 70 sebagai sifat bidadari: ”Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik.”  Menurut buku Ensiklopedi kata-kata Al Qur’an AL Karim yang di keluarkan oleh Dewan Bahasa Arab,Kecantikan di maknai dengan keanggunan,kehalusan dan keelokan. Cantik juga adalah sifat bidadari. Jadi kalau saudari kita berusaha tampil cantik dengan hanya memperhatikan elok penampilan luarnya saja, tentu tidak bisa disebut cantik sebab tidak sepadan dengan bidadari yang padanya cantik dinisbatkan. 

Sebenarnya, saudari-saudari kita ditakdirkan lebih cantik dari bidadari. Allah berfirman dalam surat At Tiin ayat 4: “Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang SEBAIK-BAIKNYA’’. Ini juga berarti telah menciptakan wanita dengan secantik-cantiknya. Lebih cantik dari bidadari tentunya. Asal, diadahului dengan 3 dimensi kecantikan: Cantik hati dan perasaan, cantik akal dan pemikiran, serta cantik akhlak dan perbuatan. Inilah yang disebut wanita shalihah seperti kata Rasul SAW,: ”Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhisannya adalah wanita shalehah.” (HR.Muslim,Ibnu Majah dan An Nasai). Cantik Hati adalah sumbernya, sementara cantik akal dan akhlak adalah implikasinya. Seperti pada Hadits Rasulullah berikut ini: ”Sesungguhnya ALLAH tidak melihat kepada bentuk rupa dan harta kalian,tapi ia melihat hati dan amal kalian.”(HR.Muslim,Ahmad dan Ibnu Majah). Inilah definisi cantik yang dianjurkan.

Jadi teringat akan syair Bimbo yang saya kira dulu hanya dongeng:

Aisyah adinda kita yang sopan dan jelita
Angka SMP dan SMA sembilan rata – rata
Pandai mengarang dan organisasi
Mulai Muharam 1401 memakai jilbab menutup rambutnya
Busana muslimah amat pantasnya

Aisyah adinda kita yang sopan dan jelita
Index Prestasi tertinggi tiga tahun lamanya
Calon insinyur dan bintang di kampus
Bulan Muharam 1404 tetap berjilbab menutup rambutnya
Busana muslimah amat pantasnya

Aisyah adinda kita tidak banyak berkata
Aisyah adinda kita dia memberi contoh saja

Ada sepuluh Aisyah berbusana muslimah
Ada seratus Aisyah berbusana muslimah
Ada sejuta Aisyah berbusana muslimah
Ada sejuta Aisyah, Aisyah adinda kita

Lantas kalau sudah seperti Aisyah Adinda Kita lalu dibolehkan memasang baliho close up di Facebook besar-besar? Tentu tidak. Baiklah katakanlah saudari kita ini sudah cantik menurut definisi yang sebenarnya, tapi apa rela bagi-bagi? Kalau cantiknya punya nilai 96 lalu dibagi-bagi sama follower twiternya sebanyak 1400 orang maka 96 : 1400 =0,0865. Nilai cantinya jadi kecil. Lebih baik punya nilai cantik 72 tapi dibagi misal kalau yang sudah punya, Cuma buat suami, maka 72:1=72. Tetap lebih besar. Kepada mereka yang hobi pasang spanduk foto diri di Facebook, kami mau komentar: “cantik siih,,, Tapi rela bagi-bagi?!”.


*gambar dari sini

Komentar

Gamis Baru mengatakan…
kondisi sekarang semakin semrawut sob dengan akses teknologi yang semakin terbuka ini kadang generasi muda gak kuat terhadap dampak yang ada, mengerikan sekarang
mohamed mengatakan…

شركة ترميم بالرياض

اجذب المزيد من الزبائن إلى مطعمك من خلال تصاميمه الفريدة من نوعها. نتميز بكوننا من أفضل شركات التصميم الداخلي في الرياض
وتنفيذ ديكور بالرياض وأفضل مصمم تصميم وتنفيذ ديكورات بالرياض - شركة تشطيبات داخلية بالرياض-شركة تشطيبات خارجيه بالرياض-شركة تشطيب فلل بالرياض - اسقف معلقة - جبسنبورد – ارضيات
شركة ورق جدران بالرياض حيث انها أفضل
شركة مقاولات بالرياض وهي انها افضل
اجذب المزيد من الزبائن إلى مطعمك من خلال تصاميمه الفريدة من نوعها. نتميز بكوننا من أفضل شركات التصميم الداخلي في الرياض
وتنفيذ ديكور بالرياض وأفضل مصمم تصميم وتنفيذ ديكورات بالرياض -
مجالس نراثيه بالرياض من أفضل شركات الترميم
مقاول عظم بالرياض ومن أفضل شرككات المقاولات
اجذب المزيد من الزبائن إلى مطعمك من خلال تصاميمه الفريدة من نوعها. نتميز بكوننا من أفضل شركات التصميم الداخلي في الرياض
وتنفيذ ديكور بالرياض وأفضل مصمم تصميم وتنفيذ ديكورات بالرياض - شركة تشطيبات داخلية بالرياض-شركة تشطيبات خارجيه بالرياض-شركة تشطيب فلل بالرياض - اسقف معلقة - جبسنبورد – ارضيات
شركة كاميرات مراقبة بالرياض افضل شركة كاميرات
اجذب المزيد من الزبائن إلى مطعمك من خلال تصاميمه الفريدة من نوعها. نتميز بكوننا من أفضل شركات التصميم الداخلي في الرياض
وتنفيذ ديكور بالرياض وأفضل مصمم تصميم وتنفيذ ديكورات بالرياض - شركة تشطيبات داخلية بالرياض-شركة تشطيبات خارجيه بالرياض-شركة تشطيب فلل بالرياض - اسقف معلقة - جبسنبورد – ارضيات
شركة كلادنج بالرياض وافضل واجهات كلادنج
صيانة الحدائق بالرياض



Postingan populer dari blog ini

Orang-Orang Romantis

ilustrasi:fiksi.kompasiana.com Aku selalu kagum pada mereka: orang-orang romantis. Mereka selalu bekerja dengan sepenuh cinta. Dengan segenap kesadaran. Boleh jadi mereka berpeluh, tapi pantang mengeluh. Memang mereka lelah, tapi tak kenal patah. Dan sesekali mereka berhenti, untuk sekedar menyeka keringat. Untuk sekedar menutup luka. lalu dengan nanar mereka menengadah menatap langit. seketika itu mereka teringat akan tujuan mereka, Cita-cita dan mimpi-mimpi mereka. saat itulah kerinduan mereka mendayu-dayu. menyala-nyala. Tapi mereka tidak terbuai, setelah itu mereka segera menggulung kembali lengan bajunya untuk meneruskan langkah yang sempat tertunda..... Senja, 17 Januari 2012     Pendaki Langit

Adanya Genap, Tiadanya Ganjil

Kalau kita jeli memperhatikan sekeliling kita, kita akan mendapatkan fenomena unik. Bahwa ada orang-orang yang kehadirannya senantiasa dinanti dan kepergiannya di tangisi. Ada lagi golongan orang-orang yang kehadirannya malah dihindari dan kepergiannya justru disyukuri. Pun, ada juga orang-orang yang kehadiran atau ketiadaanya sama saja: adanya tidak menggenapkan, perginya tidak mengganjilkan.

Mata Air Kepemimpinan

“Kedudukan pemimpin dalam dakwah”, kata Hasan Al Banna, “adalah sebagai ayah dalam kaitan ikatan hati, sebagai guru dalam kaitan mengajarkan ilmu yang bermanfaat, sebagai syaikh dalam kaitan pendidikan ruhani, dan sebagai pemimpin dalam mengendalikan kebijakan umum.”          Seingat saya,   saat saya LDKO (latihan dasar kepemimpinan OSIS) dulu dan masih berseragam putih abu dijelaskan oleh seorang kakak kelas bahwa pemimpin adalah orang yang mampu mempengaruhi orang lain untuk bergerak mencapai tujuan bersama. Intinya, pemimpin adalah pengaruh. Tidak ada kepemimpinan tanpa adanya pengaruh. Saat ini, saya baru sadar bahwa ada kesalahan dalam definisi itu. Tepatnya dalam kata pengaruh. Disitu tidak disebutkan pengaruh itu arahnya kemana: Langit atau jurang. Itulah ilmu barat. Selalu munculkan syubhat. Maka lahirlah kepemimpinan ala Hitler yang bantai jutaan jiwa, Muncullah Stalin yang sengsarakan rakyatnya sendiri dengan konsep yang di bawanya: komunis...